Derita
Penderitaan………
Apa itu derita ?
Dalam hatiku ini berkecamuk tentang kata ini
Padahal, aku yakin, selama ini aku telah mengalami penderitaan
Dengan hati tak tergoyahkan, tak terpatahkan, berpendirian
teguh
walaupun tetap saja belum ada yang mengisi
Aku pergi ke sebuah
perusahaan tv swasta ternama dan kutanya
“Apa itu Derita ?”
Oh derita itu adalah
rangkaian suatu peristiwa yang disampaikan…..
BUKAN Pak Bukan!!!! Itu
cerita pak, bukan derita
Dengan hati yang kecewa
aku pergi ke tempat lain
Aku sampai di sebuah stasiun yang cukup padat dan kutanya
“Apa itu Derita ?”
Oh derita selanjutnya di jalur 3 dek……..
BUKAN Pak Bukan!!!! Itu kereta pak, bukan derita
Dengan hati yang dipenuhi rasa ingin tahu aku pergi ketempat
lain
Aku sampai ke sebuah
swalayan yang ramai pembelinya dan kutanya
“Apa itu Derita ?”
Oh sorry dek kita ga
jualan yang kakinya 8 kita jualnya yang kakinya 10
BUKAN Pak Bukan!!! Itu
gurita mbak, bukan derita
Sudah cukup aku pergi menanyakan apa itu derita
Walaupun tidak mendapat jawaban yang pasti
Walaupun aku bingung sebenarnya mereka budek atau aku bicara
terlalu pelan
Aku merenung berdiam diri
Berbaring di kasurku dengan headset ditelingaku memainkan lagu
sendu
Aku sadar akan satu hal
Aku lupa sholat
Setelah aku menunaikan
tugas mulia
Aku menyadari semuanya
Sama seperti yang
dikatakan mbak-mbak dan bapak-bapak yang aku Tanya
Derita itu apa bila kita
tidak bisa memberi cerita yang ingin disampaikan
Derita itu apabila kita
tidak mendapat kereta yang kita tujukan
Derita itu apabila kita
tidak bisa memperoleh gurita yang kita inginkan
Dan…..
Derita itu apabila kita
menyadari bahwa keluarga, teman, dan sahabat pergi dan melupakan kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar